15.2.14

2014


Hari ke-15 dalam #30HariMenulisSuratCinta
Untuk tahun 2014

Wahai tahun 2014, kami rindu, sungguh sangat rindu akan sosok pemimpin yang jujur, adil, amanah, dan mencontoh kepemimpinan Rasul. Kami rindu, mendengar cerita pemimpin yang rela menggendong sendiri sekarung beras untuk diberikan pada rakyatnya yang kelaparan.

Wahai tahun 2014, sebentar lagi pemilu akan dilakukan. Akan ada pemimpin baru yang kamu lahirkan, yang akan menggantikan pemimpin lama. Beri kami pemimpin yang tidak hanya mendekat saat ada mau dan tekad, dan menjauh saat itu sudah didapat. Kami sudah sangat bosan akan pemimpin seperti itu.

Wahai tahun 2014, kami rindu pemimpin seumpama Abu Bakar. Ketika sahabat-sahabat lain menyedekahkan sebagian harta, Abu Bakar menyedekahkan semua hartanya.

Jangan pelit melahirkan pemimpin shaleh lagi hebat. Sungguh kami rela, jika kau tak perlu melahirkan penari, penyanyi, penghibur, dan semacamnya untuk mengganti kelahiran pemimpin seperti itu.

Jangan pelit melahirkan perempuan-perempuan berpengaruh seumpama Khadijah dan Aisyah. Sungguh kami rela, jika kau tak perlu melahirkan wanita-wanita pecinta korupsi untuk menggantikan kelahiran satuuu saja wanita seumpama mereka.


Wahai tahun 2014, kami rindu pemimpin shaleh lagi hebat, dan wanita yang agung dan anggun dimata Tuhan kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkumpulah, berkumpulah

Hari itu, hari setelah penantian panjang bertahun-tahun untuk memiliki anak, turun perintah langit untuk Ib. Ia disuruh membawa istri dan a...