Hari ke-23 dalam #30HariMenulisSuratCinta
“Teruntuk
Dastan adik kandungku yang kusayang…
Dastan, belajar yang rajin, ya,
jangan sampai dikeluarkan dari kelas lagi.
Kamu ingat tidak, Das, waktu
kemarin kakak masuk ke got? Itu kakak sedang berdoa supaya nanti ada waktu yang tepat
untuk memberi tahumu kalau kita saudara.
Kakak tahu kalau kita saudara
dari Ibu Sofiah, kepala panti asuhan Cinta Negri. Kita saudara, Das, dulu ada
sepasang suami istri yang menitipkan kita disana. Saat usiamu dua tahun, kamu
diadopsi nenek, hanya selisih satu minggu kakak diadopsi oleh tetangga nenek.
Kamu tahu rasayna dipanggil
"kakak" oleh adiknya sendiri?
Panggil aku kakak, Das.
Kendal, 14 September 2001
Destia Rahmawati.”
Kendal, 14 September 2001
Destia Rahmawati.”
Surat cinta dari Destia untuk Dastan dalam cerpen saya yang
berjudul “Suara Itu”.
Wah, cerpennya mana nih. Pengen baca! :D
BalasHapus