23.2.14

Surat untuk Dastan dari Destia


Hari ke-23 dalam #30HariMenulisSuratCinta

“Teruntuk Dastan adik kandungku yang kusayang…

Dastan, belajar yang rajin, ya, jangan sampai dikeluarkan dari kelas lagi.
Kamu ingat tidak, Das, waktu kemarin kakak masuk ke got? Itu kakak sedang berdoa supaya nanti ada waktu yang tepat untuk memberi tahumu kalau kita saudara.
Kakak tahu kalau kita saudara dari Ibu Sofiah, kepala panti asuhan Cinta Negri. Kita saudara, Das, dulu ada sepasang suami istri yang menitipkan kita disana. Saat usiamu dua tahun, kamu diadopsi nenek, hanya selisih satu minggu kakak diadopsi oleh tetangga nenek.
Kamu tahu rasayna dipanggil "kakak" oleh adiknya sendiri?
Panggil aku kakak, Das.

Kendal, 14 September 2001

Destia Rahmawati.”


Surat cinta dari Destia untuk Dastan dalam cerpen saya yang berjudul “Suara Itu”.

1 komentar:

Berkumpulah, berkumpulah

Hari itu, hari setelah penantian panjang bertahun-tahun untuk memiliki anak, turun perintah langit untuk Ib. Ia disuruh membawa istri dan a...